Bakpia Kencana, Rekomendasi Berburu Oleh-oleh Khas Jogja

By | Maret 29, 2018

bakpia kencana

Kurangcermat.com – Berbicara mencari oleh-oleh ketika di Jogja, rasanya ada yang kurang kalo kita belum membawa bakpia kembali ke rumah. Selain kota gudeg, Jogja juga identik dengan bakpianya yang menjamur di berbagai daerah. Saat ini sudah banyak usaha-usaha yang memproduksi bakpia, ada yang produksi rumahan, sampai produksi besar yang memiliki banyak cabang, semua berusaha menjajakan dagangannya masing-masing.

Kalau saya sendiri sudah terbiasa dengan (melihat pamflet) bakpia, tapi tak apa rasanya membeli oleh-oleh yang sudah menjadi khas di kota pelajar ini. Dari banyaknya produsen bakpia seperti kurniasari, bakpiaku, bakpia pathuk no 1 sampai 999, bakpia djava dan masih banyak lagi merk-merk lainnya, ada satu merk bakpia yang menurut saya bisa dijadikan rekomendasi buat kalian yang selalu mempertimbangkan mau membeli bakpia merk apa.

Iya saya tau kok hal utama pasti mencari rasa paling enak (relatif) toh dari bahannya sebenernya sama saja berbahan dasar terigu. Cuma yang jadi pertimbangan adalah dari setiap produsen mereka memiliki ke-khas-an masing-masing, ada yang kering gampang ambrol, ada yang lembek, ada yang basah, ada yang isinya dikit dominan terigu, ada yang pulen, poin terakhir menurut saya paling enak. Kurang tau dari segi mana mereka mempertahankan citarasa berbeda apakah memang segmentasinya sudah disasar atau memang hasil akhir yang sudah berusaha semaksimal mungkin tetap seperti itu. Terus merk apa yang paling enak? Semua merk yang sudah saya sebutin di atas itu semua bisa masuk rekomendasi. Berhubung saya sudah pernah mencoba berbagai merk, halah sombong tak ada salahnya rekomendasiin bakpia kencana yang kebetulan kemarin baru beli buat oleh-oleh ke Pekanbaru.

Kalo nyari di Google banyak ditawarin berbagai tempat/cabang yang menjual bakpia kencana, ada 6 pilihan tempat satu induk perusahaan bakpia kencana, namun saya lebih tertarik ke bakpia kencana yang ada di jalan Laksda Adisucipto, lihat foto-foto di google maps kayaknya tempatnya keren. Setelah empat setengah tahun di Jogja ini baru pertama mau nyobain beli bakpia kencana.

rekomendasi bakpia jogja

pilihan tempat membeli bakpia kencana

Tempat Yang Kece Cocok Untuk Keluarga dan Rombongan Wisata

Yak, bener banget pertama kali dateng kesini parkirannya luas, kira-kira nyukup buat lima bis besar. Lokasinya berada di pinggir jalan tak jauh dari Ambarukmo Plaza, sekitar 500meter ke arah timur, berarti kalo dari Amplaz kiri jalan. Tempatnya juga instagramable dari segi bangunan, dekorasi, dan penataan ruangnya. Muralnya juga nggak kelihatan norak, ada banyak koleksi gambar-gambar di dalam pigura, dan gerobak buat menyajikan bakpia. Keren kan, nggak ada salahnya nyempetin foto dulu.

“Silahkan mas, monggo mampir” sapa bapak satpam yang jaga di depan.

bakpia kencana

ruang tunggu sekaligus photobooth kece

Berbagai Varian Rasa Bakpia Bisa di Beli

Bakpia kencana yang bisa menjadi rekomendasi oleh-oleh dari Jogja ini punya banyak varian rasa, ada rasa coklat, durian, kacang hijau, green tea, keju, kumbu hitam, susu, ubi ungu, dan durian. Kurang apa lagi coba sampai bingung mau beli yang rasa apa. Setelah sekian lama keliling liatin kardus-kardus di etalase, pilihan pun jatuh ke rasa susu sama ubi ungu dua varian yang belum pernah saya coba.

rekomendasi oleh-oleh bakpia

mau pilih yang masih telanjang, apa tertutup aurat semua sama aja masih perawan

Sebagai Mahasiswa yang selalu mempertimbangkan harga daripada rasa, awalnya saya khawatir harganya bakal menguras kantong, ternyata tidak begitu mahal dan tidak murah juga, di dalam kardus kecilnya isi 20 butir ini dihargai 45k saja. Kalau saya sih, yes

bakpia murah jogja

daftar harga bakpia kencana

Dapur Produksi dan Toko Bersebelahan

Gila… Gila… saya kira kebuka kena kipas angin apa buat icip icip yang mau beli, ternyata bukan, melainkan produk yang masih anget alias fresh baru keluar dari dapur ngebulnya. Langsung aja comot satu, eh bukan, satu kardus maksudnya. Kenapa masih anget, pastinya karna dibuat langsung, dapurya di sebelah kiri toko, kalo dari dalam toko kita bisa melihat mbak-mbak cantik sibuk mengolah gumpalan terigu ini. Jadi masih siang tapi stok udah menipis, mereka akan sibuk membuat untuk memenuhi kebutuhan. Saya kesini sekitar jam 8 malam juga masih pada sibuk, mungkin buat mempersiapkan esok hari.

bakpia murah jogja

Kalo mau pilih yang masih anget

Niat awal cuma mau beli bakpia aja, tapi pas sampai sini liat kiri-kanan penasaran juga ngeliat oleh-oleh lain. Kepincut juga liat pilihan lain kayak wingko babat, pia krispy, yangko kacang, dan yangko aneka rasa yang juga merupakan produk dari bakpia kencana, selain itu ada juga produk titipan dari coklat monggo produsen coklat terbesar dan terlengkap di Jogja. Tapi tunggu dulu, dompet kayaknya nggak cukup, mungkin lain kali ya teman-temannya bakpia, tunggu saya kembali.

Selain berjualan oleh-oleh kuliner, ternyata juga menjajakan cindera mata layaknya sentra oleh-oleh. Soalnya disini juga ada aneka kerajinan tangan.

cindera mata oleh-oleh khas jogja

Asbak tengkorak, serem juga buat naruh puntung rokok

Oh iya, rata-rata bakpia disini bertahan 4 hari dari kita membeli, kalo misalnya mau diperpanjang masa kadaluarsanya bisa aja kok, kamu tinggal minta aja ke kasir buat packing kedap udara, lumayan lah nambah exp dua sampai empat hari.

Rasanya Empuk dan Pulen

Menurut orang jawa, pulen merupakan rasa yang sudah klimaks sesuai dengan bahan yang dibuat. Biasanya penyebutan ini untuk menakar seberapa enak nasi yang dimasak. “nasi yang kemarin kamu masak rasanya pulen, sekarang masak lagi kok jadi pera.” gimana sudah paham kan dengan istilah pulen? Nah, tak ada salahnya juga buat diungkapin ke bakpia.

Menggambarkan bakpia kencana juga seperti nasi, bro. Rasanya pulen. Karena penasaran sama rasanya saya sengaja lebihin satu kardus buat konsumsi sendiri, jadi pingin kalo beliin oleh-oleh. Pas dibuka, aromanya langsung merasuk ke dalam hidung, masih hangat namun tidak berasap, begitu digigit hmmmm yummy isi susunya begitu kental terasa kayak ngenyot susu dari *tuuuut* sumbernya, isinya tebel banget, jadi pas digigit terasa ada pembatas antara kulit luar dan dalemnya, kulitnya bener-bener tipis pas, jago nih chefnya. Konturnya dibilang lembek banget enggak, keras juga enggak, berbeda dengan bakpia kurniasari yang konturnya bisa dibilang lebih keras dan gampang ambrol sekali gigit langsung berlarian kesana kemari. Tapi semua itu kembali ke selera masing-masing mau milih aku apa dia.

Berbicara mengenai rasa khas untuk oleh-oleh khas suatu daerah, memang membutuhkan konsistensi dan kegigihan untuk menciptakan daya magis bagi wisatawan. Biasanya perihal rasa banyak diungkapkan melalui media, dan yang paling berpengaruh dari mulut ke mulut sesama wisatawan. Jadi misalnya saya beli bakpia kencana, kemudian dirumah banyak yang nyobain secara otomatis kalo sesuai sama lidahnya orang yang nyobain, hal pertama yang akan diingat adalah merknya, dan mungkin suatu saat ketika berkunjung ke Jogja bakal merekomendasikan atau mengajak temannya buat mampir kesini, kalau yang saya tawarin tadi biro wisata? Dia bisa mengajak puluhan orang kan. Nah, konsistensi menentukan rasa yang pas di mata konsumen inilah yang bakal mempertahankan produksi oleh-oleh khas, dari banyaknya saingan yang terus berdatangan.

Bakpia Kencana Adisucipto

2 thoughts on “Bakpia Kencana, Rekomendasi Berburu Oleh-oleh Khas Jogja

  1. hanif

    Wah info baru nih, saya baru pernah coba bakpia java sama bakpia-pia. Kalau yang ini belum. Tapi dilihat dari review harga dan rasanya sepertinya pas ya, ada rasa ada harga.

    Reply
    1. Rizki Post author

      coba saja mas, banyak pilihan bakpia asli jogja, bukan endorse ya

      Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *