Travelling Lupa Bawa Handuk, Solusi Kurang Cermat

By | April 29, 2018

Kurangcermat.com – Saya mau sedikit cerita tentang sebuah produk yang sering saya pakai dalam keseharian di jalan, tapi ini sama sekali tidak ada unsur endorse ya, biarpun tidak di endorse tapi saya berniat baik buat mempromosikan sebuah produk. Ya, siapa tau suatu saat ada sponsor  yang membiayai perjalanan saya, haha

Saya karakter orang yang suka bepergian naik motor (kalo kata anak motor touring)tapi pingin yang simple tidak ribet dan tidak banyak perabotan yang di bawa. Nah, untuk mengatasi hal tersebut, biasanya saya pakai kanebo/chamois motor buat ngelap badan. Terkesan aneh ya, tapi itu cukup membuat perjalanan kita jadi lebih simple, percaya deh.

kanebo alternatif handuk

gambar minjem dari google image

Biasanya setiap kali saya pergi lebih dari sehari, atau sampai membutuhkan mandi segala, saya emang selalu pakai kanebo. Cerita bermula ketika saya touring ke Karimunjawa, kebetulan waktu itu lupa tidak bawa handuk. Terus pas di indomaret nyari kebutuhan mandi, disebelahnya ada kanebo dan peralatan cuci motor yang lain. Akhirnya kepikiran, kenapa tidak pakai kanebo aja buat jadi handuk, toh fungsinya sama saja buat mengeringkan dari air yang menempel. Yasudah terbeli kanebo ukuran besar, darisitu mulai setiap bepergian selalu bawa kanebo. Ternyata pas mendaki merapi beberapa bulan setelahnya, ada teman on the spot kenal di basecamp barameru dia mandi padahal kondisi sangat dingin, pas keluar dari kamar mandi bawa kanebo. Kesimpulannya cara tersebut sudah diterapkan banyak orang.

alternatif handuk

Kelebihan Kanebo Pengganti Handuk

Untuk reviewnya dari segi kurangnya dulu ya. Pertama buat yang suka simple ini sangat membantu, praktis ada selongsong kanebo, dan tidak memakan banyak space, sehingga ranselmu bisa muat untuk diisi lebih banyak sempak. Kedua masih dari segi praktis, buat yang berkegiatan mobile sebagai backpacker atau keadaan touring motor tidak perlu menjemur, cukup di peras masukin kantong lagi. Yang ketiga setelah dimasukin kantong ketika mau mandi, tidak mengeluarkan bau lembab, seperti handuk abis dipakai mandi langsung di masukin tas apa reaksinya?, kalo buruk-buruknya sampai bau tinggal dicuci pakai air sabun, di peras, dibilas, di peras lagi, OK. Bisa juga untuk mengusap keringat buat yang suka travelling adventure.

Kekurangan Kanebo Sebagai Pengganti Handuk

Setelah mereview kelebihannya biar seimbang, kelebihannya juga ya. Kesan pertama pasti terasa kurang nyaman, karena karakter kanebo sendiri bersentuhan langsung dengan kulit cenderung lebih keset dibanding handuk. Selain keset, yang kedua  dimensi kanebo lebih kecil dari handuk biasanya kurang puas untuk mengusap anggota badan, rasanya mmmmm gitulah, terutama di bagian punggung tidak bisa di tarik ulur selayaknya memakai handuk. Yang ketiga kalian perlu memeras beberapa kali, untuk mengusap setengah badan biasanya sudah lumayan basah (kanebonya). Mau bagaimana, kenyamanan tetap handuk nomor wahid.

Oke, mungkin kelebihan dan kekurangan sementara segitu dulu ya, kalo ada yang mau sharing atau menambahi bisa  tulis dikolom komentar. Haha kayak sudah banyak yang komentar saja ya.

Saya juga tidak menyarankan ketika kalian travelling, backpaker, touring atau istilah-istilah lainnya, harus menggunakan kanebo. Ini Cuma sekedar sharing pengalaman pribadi saja. Siapa tau ada yang masih bingung membutuhkan tiga kelebihan tersebut tanpa mempedulikan kekurangannya, it’s oke dipakai aja, selama ini saya aman kok tidak ada gatal maupun iritasi pakai kanebo (untuk motor) ini.

Misalnya baru beli nih, mau dipakai buat mandi tapi kok baunya masih baru, dan bau khas kanebo? Atau takut gatal/iritasi? Tidak perlu repot, cukup direndam pakai air hangat dan di beri sabun, kucek-kucek secukupnya nanti juga baunya akan hilang. Intinya enaknya kalian aja dalam berkegiatan, mau pakai handuk apa kanebo sah-sah saja yang penting tidak membuang sampah sembarangan dan kurangi konsumsi plastik, kalo mampir di minimarket, tidak usah pakai plastik kresek langsung masukin ransel aja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *